PERBARINDO DPD Sulselbar Gelar Pelatihan “Selling and Closing” untuk Tingkatkan Daya Saing SDM BPR di Sulawesi Selatan dan Barat ‎

‎
‎Mabestipikor.my.id// MAKASSAR, 18 September 2026 – Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (PERBARINDO) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sulawesi Selatan dan Barat kembali berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia perbankan rakyat melalui penyelenggaraan pelatihan bertajuk “Selling and Closing”.
‎
‎Kegiatan ini diadakan sebagai respons strategis terhadap dinamika industri keuangan mikro yang semakin kompetitif, khususnya dalam hal akuisisi nasabah dan pengelolaan portofolio kredit.
‎
‎Pelatihan yang berlangsung di Hotel almadera Makassar ini diikuti oleh perwakilan BPR SULAWESI DANAJAYA. Herawati, S.Kom. dan dari berbagai BPR anggota PERBARINDO DPD Sulselbar. Materi difokuskan pada penguasaan teknik penjualan modern, psikologi konsumen, serta strategi closing yang efektif namun tetap beretika. Para peserta diajak untuk tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah berbasis kepercayaan dan literasi keuangan.
‎
‎Ketua PERBARINDO DPD Sulselbar, AM Wahyudi Aman, menegaskan bahwa kemampuan selling adalah jantung operasional BPR. “Di era digital saat ini, BPR tidak bisa lagi hanya mengandalkan loyalitas lama. Kita harus membekali staf dengan keterampilan closing yang adaptif, mampu membaca kebutuhan masyarakat lokal, dan memberikan solusi finansial yang tepat sasaran,” ujarnya.
‎
‎Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber praktisi yang berpengalaman di bidang pemasaran jasa keuangan. Sesi pelatihan dikemas secara interaktif dengan studi kasus nyata, simulasi negosiasi, dan sesi motivasi untuk membangun mentalitas pemenang (winning mindset) bagi para frontliner BPR. Antusiasme peserta terlihat jelas dari partisipasi aktif dan gestur semangat yang ditunjukkan saat sesi foto bersama penutupan acara.
‎
‎Melalui program pengembangan kapasitas seperti ini, PERBARINDO DPD Sulselbar berharap dapat mendorong pertumbuhan bisnis anggota secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran BPR sebagai pilar inklusi keuangan di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat.
‎

 

Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *