Breaking News
08:47
Mabes Tipikor

Penusukan di Indekos Dekat Pasar Terong Makassar, Pemuda 28 Tahun Tewas Bersimbah Darah

Screenshot 20260901 072952
Bagikan

Mabes Tipikor.my.id Makassar— Tragedi berdarah terjadi di sebuah indekos yang berada di sekitar kawasan Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (30/8/2026) malam.

Seorang pemuda berinisial MA (28) meninggal dunia setelah mengalami luka akibat penusukan yang diduga dilakukan oleh rekan sesama penghuni indekos. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.15 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga ditikam menggunakan senjata tajam jenis badik pada bagian leher. Akibat luka yang dialaminya, korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dan sudah tidak bernyawa di lantai bawah indekos.

Mendapat laporan dari warga terkait kejadian tersebut, Unit Opsnal Polsek Bontoala bersama piket fungsi langsung mendatangi lokasi kejadian.

Tim dipimpin langsung oleh Kapolsek Bontoala Kompol H. Abdul Samad, SH, MM, didampingi Panit 1 Opsnal Iptu H. Firdaus dan Panit 2 Opsnal Ipda Muh. Rasyidi, SH.

Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan awal. Polisi juga berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Makassar untuk melakukan olah TKP sekaligus mencari dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Bontoala Iptu Abdul Latif membenarkan adanya peristiwa tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Keadiannya kurang lebih pukul 21.15 WITA. Korban pria berinisial MA berusia 28 tahun,” ujar Iptu Abdul Latif kepada wartawan, Minggu (30/8/2026).

Abdul Latif menjelaskan, saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Tubuh korban ditemukan tergeletak di lantai bawah indekos dengan kondisi bersimbah darah.

“Saat kami datang sudah dalam kondisi meninggal dunia di lokasi dengan kondisi bersimbah darah,” katanya.

Sementara itu, terduga pelaku disebut telah menyerahkan diri ke Polsek Bontoala tidak lama setelah peristiwa penusukan tersebut terjadi.

Meski demikian, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap secara utuh kronologi, motif, serta hubungan antara korban dan terduga pelaku.

Petugas Polsek Bontoala bersama Tim Identifikasi Polrestabes Makassar juga masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum guna kepentingan penyidikan.

“Kami masih melakukan olah TKP di lokasi bersama Identifikasi Polrestabes Makassar, kemudian akan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk divisum,” pungkas Abdul Latif.

Polisi hingga kini masih mendalami kasus tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku maupun saksi-saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab dan motif terjadinya penusukan yang menewaskan.

 

Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *